Kamis, 16 Juni 2011

serupa kemarau

lirik lagu yang kau ciptakan menggumam di otak primitifku
menyanyikanya walau tak ingin aku terlarut...
sebaris nada berirama minor itu menggertak masa remajaku yang bernuansa melayu,
saat semua berhenti memanggilku bocah
dan dunia mengenalkanku pada kearifan rasa dan fungsi air mata.


serupa musim, hati ini berkompetisi dengan waktu dan wajahku yang semakin berkerut.
tak mampu kubalikkan situasi pada jam yang sama diwaktu dulu.
serupa kemarau cinta ini mengeringkan setiap mata air disekelilingku.
serasa ingin kuminum keringatku yang terasa asin menyentuh sudut bibirku.


rasa sakit ini mengingatkanku, pada setiap salahku telah berhenti mengingatmu.
rasa sakit ini mengingatkanku, betapa tlah cukup aq memanipulasi kata2 cinta
rasa sakit ini menegaskan rasa cintaku benar2 ada untukmu.


lazimnya aq meminta maaf, tapi aq tak sekonyol itu.
tak kulihat kau memintaku seperti dulu. menata rambutku agar sedikit rapi walaupun
itu tidak merubah wajahku sedikitpun.


dan hari ini aq sadar, aq takkan mendapatkanya kembali, sentuhanmu yang seolah biji gerimis
yang sejuknya membuatku tak pernah ingin berteduh.


karena hari ini tlah tiba waktuku untuk segera dilupakan.
tlah tiba masanya, barang yang usang ditata rapi di lemari yang paling belakang.
dan aku akui, akulah yang saat ini engkau tinggalkan..

Senin, 13 Juni 2011

surat cinta

tak pandai aku mengilustrasikan kehendakku yang rapuh
menjadikanmu bunga teratai biru yang dikenang namun hidup diatas kolam
dan terus mengambang.
kekecewaan terhambur dari setiap sudut hatimu seperti gema takbir yang meluluhlantakkan
setiap ambisi dan kesombonganku yang terus memuja diriku sendiri.
setiap kalimatnya seperti surat cinta yang tak pernah berhenti memuji namun sunyi meratap.
surat cinta ini, adalah wajah dari hati yang tak berhenti melatih rasa.
berimajinasi bahwa engkau saat ini berada didepanku, mengatakan isi setiap paragraph tulisanmu
dan aku menyahutinya dengan belaian tanganku yang membasuh setiap inchi tubuhmu.

Sabtu, 11 Juni 2011

seperti caraku

aq pernah mendengar nama bunga yang dipuji para pemuja ketinggian
edelweis, kering namun hidup seperti mati melukiskan keabadian.
konon memetiknya untuk kekasih adalah keberanian yang dihadiahkan
untuk kebadian cinta karena meraihnya harus mendaki dan mengambilnya ditepi jurang.

sebagian lagi kawanku bilang, ahh..itu terlalu dibesar-besarkan.
katanya.. hanya dengan selembar uang kertas kita dapat membelinya beberapa batang.
aq berfikir, tentangmu dan edelwis,
cinta yang kuhadiahkan untukmu bukanlah seperti bunga yang istimewa itu.
aq memberikan cintaku seperti aq mengumpulkan setiap titik keberanianku
untuk mendaki dan mengais bunga itu.
iya, sebuah pengorbanan yang mungkin tidak perlu diakui karena inilah cinta
hanya kerelaan dan rasa percayaku padamu, yang membuat aq mampu melakukanya.
sehingga ketika aq bertemu dan kamu bertanya, lasan apa yang membuat aq mencintaimu,
jawabanku adalah, seperti orang yang mengambil bunga ini ditepi jurang, yang difirkanya hanya dua hal,
kerelaan dan kepercayaan yang memberikanku keberanian yang tak terbatas.

lukamu

tak terbantahkan, aq tlah menyakitimu.
setiap pedihnya adalah ulahku.
tak terkirakan rasa itu, percayalah aq pernah menjadi sepertimu
dada ini serasa ditumbuk batu pualam tak kenal ampun merajam.

betapa aku mengerti setiap detil kekecewaan,
setiap sumpah serapah yang kita ucapkan
adalah rasa cinta yang terdalam
yang pernah kita miliki dan kita ungkapkan

kesimpulanku,
rasa cinta itu,
tidak hanya dapat kita rasakan dari kasih sayang
tapi rasa cinta itu juga dapat kita rasakan
pada hati yang terluka dan saat tak ada lagi harapan.

Rahasia

seperti barisan poto masa kecilku kusam dan berjajar
meratap di dinding keropos dengan atap menembus langit.

hujan menyentuhnya, menghapus setiap warnanya
memudar seperti janji pria muda yang baru datang dari kota
dan menggebu-nggebu mengobral cinta.

seperti foto klasik masa kecilku
ditimbun debu dibalik dinding keropos rumahku kau mengingatku
seperti air hujan kau menghapus warnaku dari setiap dinding hatimu
yang seolah tulus tapi jujur mengakui aku adalah benalu.

rasaku menjelma menjadi rahasia didalamnya seperti intuisi
yang hanya dapat dibaca melalui isyarat
seperti saat jibril menyampaikan wahyu pada para nabi
merahasia cintanya kedalam makna-makna
seperti kalimat dalam kitab suci yang berbeda penafsiranya
dari ulama satu dan ulama lainya.

Hasrat

mencuri pandang, dibalik senyum sapamu
gadis romanku yang penuh hasrat dan segunung cemburu
merajuk dengan jari-jari lentik menyentuh pundakku.
kamu tahu, aq juga begitu menginginkamu
hingga hangat nafasmu aku dengar seperti kata-kata cinta
yang baru kali itu kudengar dari mulut seorang wanita

Selasa, 07 Juni 2011

kontroversi madilog


 Madilog adalah karya kontroversial yang paling populer ditengah pergolakan perang dunia ke2 dan pertentangan budaya mistis masyarakat indonesia dengan modernisasi science yang penetrasikan lulusan sekolah setingkat perguruan tinggi milik pemerintah hindia belanda, yang hanya beberapa orang dengan level strata sosial menengah yang mampu menempuh dan diberikan kesempatan untuk dapat melanjutkan pada tahap pendidikan tersebut dimasanya. adalaha tan malaka, atau teuku ibrahim yang mencoba untuk mengangkat modernisasi scince dimasanya dengan buku materialisme, dialektika dan logika sebagai salah satu masterpiece yang dihadiahkan untuk memberikan bukti bahwa pada masanya bangsa indonesia sudah mampu mengadaptasi pemikiran barat kedalam sendi-sendi pemikiran sosial bangsa indonesia bahkan sebelum proklamasi dibacakan oleh Soekarno pada tahun 1945.
Buku ini ditulis di Rawajati dekat pabrik sepatu Kalibata Cililitan Jakarta.disini saya berdiam dari 15 juli 1942 sampai dengan pertengahan tahun 1943, Waktu yang dipakai buat menulis Madilog, ialah lebih kurang 8 bulan dari 15 juli 1942 sampai dengan 30 maret 1943 (berhenti 15 hari), 720 jam, kira-kira 3 jam sehari.

ketikan ulang dari buku ini bisa didownload di http://www.scribd.com/doc/57344199/madilog

menjadi distributor tanpa gudang tanpa uang

konsep pemasaran terbaru tanpa gudang, tanpa uang adalah adalah penyederhanaan mekanisme distribusi produk dan jasa dengan jaringan pemasaran anti utang anti uang dan anti gudang dapat anda download pada link disini. http://www.scribd.com/doc/57264944/konsep-pemasaran-terbaru
konsep pemasaran  dengan model MLM atau optimalisasi jaringan konsumen yang integral dengan fungsi keagenan memiliki beberapa kelemahan mendasar berkaitan dengan optimalisasi dan konsistensi jaringan pemasaran ditingkat bawah, karena persaingan antar produk dengan sistem yang sama yang acapkali membuat jaringan pemasaran ditingkat bawah tidak dapat menjalankan fungsi sistem dengan baik atau hanya berhenti sebatas menjadi konsumen.
hal ini sebagian besar disebabkan oleh ragam produk yang menjadi prasyarat layak untuk dipasarkan dengan konsep ini haruslah tidak mudah ditiru dan memiliki tingkat keunikan tertentu ditinjau dari aspek produk dan bahan bahan baku.

diakui atau tidak bisnis MLM tidak lebih sebagai bentuk manipulasi jaringan pemasaran dengan tidak menitikberatkan pada produk tapi lebih pada bagaimana mengakumulasi bonus atas bertambahnya kuantitas jaringan yang dimiliki. pada saat produk menjadi isu kedua setelah sistem maka orientasi jaringan pemasaran bergeser pada orientasi profit murni sehingga sangat mudah jaringan pemasaran dihinggapi perasaan frustasi ketika profit yang dijanjikan tidak dapat diperoleh padahal sudah bekerja keras sesuai dengan anjuran dari motivator yang didapatkan melalui seminar maupun dari CD yang diberikan sebagai suplemen dalam menjalankan fungsi pemasaran. pentingnya reorientasi produk dan mekanisme distribusi dalam sistem MLM dengan memanfaatkan potensi produk dengan pembacaan terhadap kebutuhan dasar yang utuh atas produk adalah faktor kunci dalam sistem ini. karena produk dan sistem adalah satu kesatuan yang bersifat integral dan saling menunjang satu sama lain. dari sinilah MMA (multi market Acces) memberikan wacana baru atas kebuntuan sistem pemasaran dan ancaman atas ambruknya sistem MLM yang tidak mereorientasi produknya mulai saat ini.

konsep pemasaran ini saya tujukan sebagai wacana kritis atas sistem MLM yang sampai saat ini dianggap sistem pemasaran yang paling populer dan menjanjikan keuntungan secepat kilat dalam tempo sesaat. saya hanya bisa berkata itu adalah motivasi semu dari seorang marketing yang baru saja mendapatkan suplemen dari sebuah seminar.

Minggu, 05 Juni 2011

proposal CSR

CSR sudah menjadi lazim dalam diskursus-diskursus kebijakan publik baik ditingkatan nasional maupun dalam skala lokal. hal ini sangat terkait dengan kesenjangan dan dampak dari keseluruhan proses industrialisasi yang mempengaruhi kondisi sosiologis maupun psikologis masyarakat industri. dan wacana tentang CSR saat ini sudah terformalisasi menjadi kebijakan-kebijakan yang walaupun belum secara spesifik dijelaskan dalam peraturan pemerintah sebagai acuan tekhnis pelaksanaan CSR oleh perusahaan baik swasta maupun BUMN namun perusahaan sudah melakukan upaya-upaya rekonsiliasi antara profit dan tanggungjawab sosial menjadi satu rangkaian kegiatan yang saling menunjang satu sama lain dalam praktik pelaksanaan CSR diberbagai bidang.http://www.scribd.com/doc/56034497/Tentatif-Opersional-Dialog-CSR

motivasi spiritual

http://www.scribd.com/doc/54015952/Motivasi-Spiritual