Minggu, 29 Januari 2012

indahnya dirimu, berayun dengan tersenyum menyapaku, menyadarkan aku bahwa masih kauberikan sebagian senyuman-senyuman indah itu untukku.. sebagai pengantar mimpi, bukan awal sebuah teka-teki dan misteri yang harus aku pecahkan tipa hari...
14 inch, layar eletronikku hari ini dihiasi senyummu yang berayun dan tersenyum dan akan selalu begitu..
seperti itulah caraku mengakui kelemahanku..

sapa

tak kunjung kau menyapaku, menyeruak tabir isi hati yang sedang gundah ataupun marah
betapa insyaf diriku atas ikatan yang tidak masuk akal namun mengasyikkan ini,
bercampur luka yang silih berganti dengan kerinduan  yang terucap dengan suara-suara lirih.

mencair dan beku dengan tiba-tiba
menangis dan tertawa hanya dengan kalimat tanpa sentuhan jari-jari fiksi yang pernah menggoda
kamu begitu dingin, membeku namun sirna seperti angin.
asmaramu begitu panas seperti bara tanpa jilatan api yang memusnahkan.
aku tersipu dengan lamunanku sendiri
perasaan yang naif, entah mengapa aq suka
hanya dengan kalimat sapa, (harapanku)
aq kira sudah cukup menjadikanku lentera dengan sedikit sumbu yang akan menyala beberapa saat,


untuk menerangi hatiku sendiri,
bukan karena egois, namun wajahmu terlalu jauh dan jemariku takkan pernah mampu meraihnya.

Kamis, 26 Januari 2012

Sempurna

kusadari, cintaku untukmu semakin sempurna
senyum yang kauberikan padaku begitu nyata
tak usah kau tunjukkan murkamu, aq telah begitu lemah,
telah bersimpuh hatiku hanya dengan berimajinasi atas pandanganmu yang berkilauan.


sanjungan yang tak pernah akan kuberikan pada siapapun
kecuali hanya untukmu, yang telah mengambil seluruh jiwaku dan membiarkanya mati ditanganmu.

Selasa, 24 Januari 2012

mimpiku

bermimpi tentang kamu, aq hampir tak percaya, sudah bertahun2 aq tak pernah bermimpi tentang seseorang, diantara sakitku, kau hadir menemaniku. mengusap wajahku dan bercerita seolah kamu membacakan setumpuk memori tentang pertemuan kita dan waktu2 yang pernah kita lalui, selama hampir delapan jam aq tidur dan tidak sedetikpun mimpiku beringsut dari sentuhan tangan dan ucapan manismu hingga aq terbangun dan tersenyum.

Kamis, 19 Januari 2012

 kupu-kupu

bagiku kau seperti peri, memberikan keajaiban dan merubah diriku secara perlahan.
bermetamorfosa menjadikanku kupu2 dan membiarkanku mencarimu disela bunga2 yang begitu manis menyentuh bibirku.
begitu  ingin aq menemuimu, bercerita dan berlama-lama dengan suguhan gula2mu.
terlintas ciumanmu sepuluh tahun lalu, merapikan jiwaku yang kusut karena tlah begitu lama menyimpan hasrat.
pelukan sekejab yang membuatku mengingatmu untuk selamanya.

Kamis, 12 Januari 2012

 gadis
seorang gadis yang pernah membuatku jatuh hati sepuluh tahun lalu, dari matanya mengerlingkan permata dan wajah penuh cinta yang diadiahkan padaku sebagai orang kedua.
sebuah situasi yang sangat tidak menguntungkan bagiku namun aq tetap bersyukur dalam munajatku pada sang pencipta.
mengenalmu, adalah hal terbaik seperti menunggu saat-saat aq diwisuda tahun lalu. begitu haru, dan airmata bergantia...n menyapa pipi dan bibirku tak berhenti menggantikanya dengan kebanggaan dan kebahagiaan, kebahagiaan yang kamu berikan padaku yang membuatku merasa pantas untuk disakiti kesekian kalinya. kebanggaan bahwa aq telah mendapatkan cintamu walaupun kamu harus mengakhirinya.
terima kasih sayangku, aq telah ikhlas, telah aku berikan yang kamu minta atas cintaku namun tidak semuanya. karena aq sadar bahwa suatu saat aku akan menerima kenyataan sebaliknya dan biarlah aq masih punya sedikit rasa cinta itu untuk aku berikan pada bebrapa orang disampingku yang telah percaya bahwa aku mencintai mereka sepenuhnya.