mengendap dijalan kecil samping rumahmu saat magrib
seolah merayap namun tak berhenti menginjak pecahan genting
kripyakk....,
terdiam aq masih selangkah lagi aq bertemu dengan lobang kecil di dinding kamarmu..
selangkah yang menentukan, dan saat aku telah sampai, kau telah lebih dulu mengintipku dari balik celah kecil di dinding kamarmu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar